Injil Pertama Masuk Cina (631 M)

Prasasti Nestorian di atas alas kura-kura tepat sebelum dipindahkan ke museum Beilin pada tahun 1907 (difoto oleh Frits Holm). Belum diketahui makna simbolik kura-kura tersebut. Semula prasasti ini ada di dalam paviliun bata.

Prasasti Nestorian berdiri 150 tahun pasca masuknya Injil ke Cina kuno oleh seorang yang bernama Alopen (阿罗本 ‘Āluóběn’ (baca:Aluopen)) yang datang ke Cháng’ān (長安 atau 长安) alias Xī’ān (西安), ibukota Cina kuno. Demikianlah dikisahkan oleh prasasti tersebut. Prasasti itu berdiri pada tanggal 7 Januari 781 M. Ini berarti, Injil masuk ke Cina tahun 631 M, atau 14 tahun lebih awal dibanding pertama kali Injil masuk Nusantara pada tahun 645 M di Barus Sumatera Utara. Prasasti ini juga mengisahkan keberadaan umat Al Masih di Cina kala itu di kota-kota Cina, terutama di Cina bagian utara.
Salah satu mazhab dari umat Al Masih Timur ini mendapatkan pengakuan pada tahun 635 M dari Kaisar Taizong, seorang Kaisar Cina dari Dinasti Tang yang memerintah kala itu. Kaisar Cina itu mengeluarkan dekrit agar Alopen disebut Pemimpin Spiritual dan Pelindung Kekaisaran. Kaisar juga memerintahkan pembangunan biara Nestorian di ujung barat ibukota kerajaan Cina kuno itu.

Kaisar Taizong (baca: Tai Cong) dari Dinasti Tang (23 Januari 599– 10 Juli 649)

Pada tahun 845, prasasti itu terkubur, ketika Cina sedang bergolak. Kemudian pada tahun 1625, pada masa dinasti Ming, prasasti peninggalan mazhab Nestorian ini diketemukan kembali.
Tinggi prasasti yang terbuat dari batu kapur itu adalah 279 cm. Sedangkan hurufnya adalah huruf Cina dan huruf Syria (Aram Syria) sebelah menyebelah.

Daftar nama dalam huruf Cina dan huruf Aram Syria

Judul prasasti tersebut adalah “Prasasti Agama Terang dari Roma”. Lho? Kok Nestorian dari Roma? Maksudnya wilayah Roma, bukan ibukota Roma, karena pada saat itu Antiokhia yang merupakan pusat Nestorian masih termasuk dalam wilayah Kekaisaran Romawi kuno.

Simbol Nestorian terpahat pada kepala prasasti

Nama lain dari prasasti Nestorian adalah Monumen Nestorian, Tablet Nestorian, Batu Nestorian. Saat ini, prasasti tersebut tersimpan di museum Beilin, Cina.

Monumen Nestorian di museum Beilin, Cina

Suber : http://www.studycycle.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: