Banyak Nabi satu Al-Masih

Dalam sejarah manusia hanya akan ada seorang Al Masih, banyak nabi datang dan diutus Tuhan, tetapi hanya akan ada seorang Al-Masih seperti yg dijanjikan Tuhan. Al-Masih berasal dari kata Ha-Masiach Ibrani dan dalam bahasa Syria Meshiha yg berarti Yang Diurapi.

ARTI DAN TUJUAN PENGURAPAN

Pengurapan itu sendiri adalah suatu tindakan menuangkan minyak atau meminyaki kepala seseorang, yang akan menjabat dalam jawatan Rohani di Bait Allah, untuk seorang imam. Sedangkan arti dari pengurapan adalah, untuk menyatakan bahwa Roh Allah telah turun dan menyertai orang yang diurapi, sebagaimana minyak juga adalah sala satu simbol dari Roh Allah.

Pengurapan biasanya dilakukan terhadap orang-orang yg dikhususkan untuk melayani Tuhan, dan diantara orang-orang yg diurapi dgn minyak adalah:

· Nabi

· Imam

· Raja

Contoh pengurapan raja dan nabi dalam kitab Alkitab:

(1Raj 19:15-16)  Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi RAJA atas Aram.  Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi RAJA atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi NABI menggantikan engkau.

(Saya akan jelaskan mengenai nabi dan nubuatan dalam tulisan yg lainya, karena keraguan sy yg terbesar terhadap kenabian muhammad dan quran sebagai wahyu Allah, adalah keduanya sama-sama tidak punya nubuatan)

Contoh pengurapan imam-imam dalam kitab Alkitab:

(Kel 28:41)  Maka semuanya itu haruslah kaukenakan kepada abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya, kemudian engkau harus mengURAPI, menTAHBISKAN dan MENGUDUSKAN mereka, sehingga mereka dapat memegang JABATAN IMAM bagi-Ku.

(Kel 29:7 ) Sesudah itu kauambillah minyak urapan dan kautuang ke atas kepalanya, dan kauurapilah dia.

Ada banyak contoh tentang pengurapan dalam Alkitab, sala satunya pengurapan Daud menjadi Raja oleh Nabi Samuael:

(1Sa 16:13)  Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

Secara garis besar pengurapan adalah untuk :

· Menandakan Roh Allah ada pada orang tersebut

· Menandakan pilihan Tuhan atas seseorang

· Melantik atau Mantahbiskan

· Mendeklarasikan kesucian ataupun mengkuduskan

Pengurapan dalam Alkitab pertama bertujuan untuk meyatakan bahwa orang itu dipilih oleh Tuhan (ditahbiskan/lantik) dan bahwa Roh Allah menguasai orang tersebut untuk melayani Tuhan dan juga menyatakan kesucian/kekudusan.

Isi nubuatan tentang Mesias dalam Yesaya 61:1,2 yang dibacakan oleh Yesus dalam injil Lukas 4:17-20 :

“ROH TUHAN ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah MENGURAPI Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

Dan mengenai “ROH ALLAH”dijelaskan dalam semua kitab suci bahwa “YESUS” sejak dalam kandungan sudah “ROH ALLAH”

Jadi kata “Yang Diurapi” sama halnya dengan kata “Nabi” tidak dapat diterjemahkan secara harfiah tanpa mengerti tujuan dan arti dari pengurapan itu maupun kenabian itu sendiri, “Nabi” secara harfiah berarti “Panggil”.

(Pejelasan tentang kenabian dan nubuatan saya bahas dalam tulisan tersendiri)

MESSIAS YG DI NANTIKAN ISRAEL

Orang yahudi sampai hari ini menantikan yg diurapi Masiach atau Khristos dalam bahasa Yunani,  mempunyai pengertian bahwa, mereka menatikan seorang yg dijanjikan Tuhan selama ribuan tahun, sejak Adam dan Hawa dan kemudian kepada Abraham. Pengertian ini sendiri terbagi-bagi diantara orang Yahudi, sebagian menganggap Mesias akan memerdekakan dan memimpin mereka secara politik. Sedangkan kaum “Yahudi Mesianik” percaya bahwa Tuhan akan memberikan mereka penggenapan janji yg tidak duniawi tetapi rohani dengan membawa mereka keluar dari perbudakan dosa dan menuju tanah perjanjian sorgawi.

Janji mesianik yg pertama adalah kepada adam dan hawa dalam Kej 3:15 kemudian kepada Abraham Kej 17:7,12:2-3,17:5 dan kepada Musa Ul 18:15. Sesudah itu nubuatan mesianik dihubungkan dgn garis keturunan daud sampai kedatangan Yesus ke dunia.

Adapun kedatangan sang mesias akan ditandai dengan kedatangan seorang nabi yg akan menjadi Nabi Terakhir yg akan mengakhiri jaman kenabian dan jaman para nabi. Disini kita juga memperhatikan klaim muhammad sebagai nabi terakhir. Sedangkan kedatangan nabi terakhir menurut semua kitab suci yg ada adalah, untuk mempersiapkan jalan atau lebih tepat menetapkan seorang Mesias/Al-Masih.

Kesimpulanya adalah jika benar Muhammad memang adalah nabi terakhir maka seharusnya akan muncul seorang Al-Masih yg ditetapkan oleh Muhammad, tetapi sebagaimana kita semua tahu sampai kematianya muhammad tidak pernah melantik seorangpun menjadi Al-Masih (mungkin terlau sibuk mencari istri-istri). Sebaliknya malah Muhammad menunjuk kebelakang kepada Yesus anak Maria sebagai Al-Masih.

MESHIHA DEGHALA – ANTIKRISTUS

Ada banyak Nabi palsu tapi hanya akan ada seorang Al-Masih yg palsu yg disebut Dajjal, Ad-Dajjal berasal dari kata bahasa Syria “Meshiha Deghala” adalah istilah yang populer di gereja ortodox Syria dan di timur tengah 400 tahun sebelum Quran dan islam. Ad-Dajjal Bahasa Arab untuk “Al Masih Palsu” merujuk pada sosok penyamar atau PEMBOHONG “Dajjal” adalah kata Arab yang lazim digunakan untuk istilah “nabi palsu” Istilah “Meshiha Deghala” berasal dari kata “Antichristos” dalam bahasa yunani, dan dalam gereja moderen dikenal dengan AntiKristus atau bisa juga AntiKristen

Orang islam selalu menghindar kalau mereka termasuk sala satu golongan yg dikategorikan antikristus meskipun dalam prakteknya tidak ada golongan yg lain manapun di planet ini yg bersikap anti terhadap kekristenan (kristus maupun pengikutnya) kecuali islam. Jika di telusuri perasaan antipati tersebut berasal dari ajaran Muhammad, meskipun para ulama banyak yg mengajar sebaliknya tetapi kenyataan yang ada adalah, baik Muhammad maupun ajaranya dan pengikutnya pada umumya memiliki sikap yg anti terhadap kekristenan.

AL-MASIH SUDAH DATANG UNTUK APA LAGI DIUTUS SEORANG NABI…??? APAKAH UTK MENANTIKAN SEORANG ALAMASIH YG LAINYA…??? ATAU JANGAN-JANGAN DIA SEORANG “DAJJAL” (PEMBOHONG YG BERPURA-PURA NABI).

(Setelah saya tinjau ternyata tulisan saya menjadi sangat panjang, dan oleh karena itu sy putuskan untuk mempersingkat dan membaginya menjadi beberapa tulisan untuk memudahkan pemahaman pembaca maupun pembahasan dalam diskusi-diskusi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: